Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 November 2017

Cara Ambil Uang di ATM Mandiri Terbaru

Kita tahu bahwa perkembangan zaman kini banyak masyarakat yang dulunya menyimpan uang tunai di celengan perlahan sudah beralih untuk menyimpan uangnya di Bank. Peralihan tersebut maka kita sebagai nasabah tentu harus mengetahui tentang bagaimana cara menabung di bank ataupun cara ambil uang tunai di Bank.

Cara ambil uang di atm mandiri terbaru
Cara Ambil Uang di ATM Mandiri Terbaru


Berbagai kemudahan tersebut ternyata masih banyak nasabah yang tidak mengetahui cara melakukan transaksi melalui ATM. Kurangnya informasi tentang bagaimana cara mengambil uang tunai di  beberapa ATM seperti ATM Mandiri, ATM BRI, ATM BNI, ATM BCA dan ATM-ATM lainnya telah berakibat pada semakin banyaknya nasabah-nasabah yang masih merasa kebingungan ketika melakukan transaksi melalui ATM.

Mesin ATM atau Anjungan Tunai Mandiri merupakan alat elektronik yang berfungsi mengijinkan para nasabah suatu perbankan untuk melakukan transaksi keuangan seperti mengambil uang tunai, cek saldo, transfer sesama bank atau antar bank online dan melakukan beberapa transaksi lainnya. Dengan adanya kemudahan bertransaksi itulah maka banyak sekali nasabah yang ingin mengetahui bagaimana cara untuk melakukan transaksi melalui mesin ATM terbaru.

Seperti pada informasi sebelumnya bahwa untuk ulasan kali ini akan membahas tentang bagaimana cara untuk mengambil uang tunai melalui mesin ATM khususnya ATM Mandiri. Untuk itu berikut adalah beberapa cara ambil uang tunai di ATM Mandiri.

Cara Ambil Uang di ATM Mandiri


Cara ambil uang di atm mandiri terbaru
Cara Ambil Uang di ATM Mandiri

Cara melakukan transaksi tarik tunai uang melalui ATM Mandiri tidaklah sulit karena hanya memerlukan beberapa langkah saja. Sebagai salah satu perbankan yang terbesar di Indonesia, Bank Mandiri secara konsisten telah berusaha memberikan berbagai macam layanan dan fitur-fitur lengkap untuk para nasabahnya.

Salah satu fitur yang banyak dimanfaatkan para nasabah Bank Mandiri adalah transaksi tarik tunai saldo yang dilakukan melalui mesin ATM. Transaksi tarik uang tunai ini memang masih sangat sulit dilakukan bagi masyarakat awam. Namun dari kesulitan cara ambil uang tunai di ATM tersebut tidak akan berlaku jika Anda mengikuti cara tarik tunai uang melalui mesin ATM Mandiri berikut ini.


1. Masukkan kartu ATM Mandiri

2. Lanjutkan untuk pilih "Bahasa"
Pada pemilihan bahasa pada mesin ATM Mandiri sebaiknya pilih bahasa Indonesia untuk mempermudah proses transaksi tarik tunai.

3. Masukkan PIN Kartu ATM Mandiri

4. Pilih Menu Transaksi Lainnya
Pada tahap ini akan muncul beberapa menu pilihan. Jika ingin melakukan tarik tunai maka menu yang dipilih adalah "Transaksi Lainnya"

5. Pilih Nominal uang yang akan diambil / ditarik

6. Konfirmasi jumlah nominal uang
Pada tahap ini Anda harus melakukan konfirmasi atas nominal uang yang akan diambil

7.Pilih "Benar"
Untuk melanjutkan proses transaksi tarik tunai pilih menu dengan menu yang bertuliskan "Benar"

8. Uang berhasil diambil
Jika transaksi tarik tunai yang dilakukan sudah benar, maka nominal uang yang diambil akan keluar dari dalam mesin ATM Mandiri

9. Muncul "Apakah anda ingin mencetak resi?
Disini nasabah mempunyai pilihan untuk apakah ingin mencetak resi pengambilan uang atau tidak. Jika pilihan tidak mencetak resi maka jumlah saldo dan nominal uang tabungan akan muncul di layar.

10. Terdapat tulisan "Apakah anda ingin melanjutkan dengan transaksi lain?"
Tahap ini merupakan tahap terakhir untuk cara ambil uang di ATM Mandiri. Jika Anda memilih kata "Tidak" maka mesin ATM secara otomatis akan mengeluarkan kartu ATM. Dan Anda bisa langsung ambil kartu ATM tersebut.

Dan itulah cara mudah ambil uang melalui ATM Mandiri yang bisa kalian jadikan referensi ketika melakukan transaksi tarik tunai di ATM Mandiri. Semoga bermanfaat.

Senin, 03 Juli 2017

Inilah Peraturan Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas untuk Taksi Online

Inilah perkembangan baru tentang peraturan tarif bawah dan tarif atas yang diberlakukan bagi seluruh armada taksi berbasis aplikasi atau taksi online. Peraturan tentang tarif batas bawah dan batas atas ini tertuang pada Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Di dalam peraturan ini salah satunya juga mengatur tentang penetapan tarif batas bawah dan batas atas bagi kendaraan taksi online.

Penentuan tarif bawah bagi taksi online, penentuan tarif atas taksi online
Penentuan Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas Taksi Online 》Sumber foto: indowarta.com

Namun berapakah penetapan tarif batas bawah dan batas atas yang diberlakukan untuk taksi online? Ternyata untuk penetapan dari nilai batas bawah dan atas ini ada padaasal 19 ayat 3 huruf f dalam Peraturan Menteri (PM) 26. Dalam penetapan tarif tersebut disebutkan bahwa untuk tarif batas bawah dan tarif batas atas dibagi kedalam dua wilayah yaitu

Wilayah I yang mencakup daerah Sumatera, Jawa dan Bali
   Didalam wilayah satu ini penetapan nilai batas bawah dan batas atas yang berlaku adalah sebagai berikut:
Tarif Batas Bawah : Rp 3.500 per Km
Tarif Batas Atas     : Rp 6.000 per Km



Wilayah II mencakup daerah Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua
   Sedangkan untuk penetapan nilai tarif di wilayah dua untuk tarif batas bawah dan tarif batas atas adalah sebagai berikut:
Tarif Batas Bawah : Rp 3.700 per Km
Tarif Batas Atas     : Rp 6.500 per Km

Sanksi yang Berlaku
   Peraturan penentuan tarif ini bukannya tanpa sanksi, jika peraturan tentang tarif batas bawah dan tarif batas atas dilanggar maka akan ada sanksi yang akan diterimanya. Adapun sanksi yang diberikan jika armada taksi online tidak mengikuti peraturan tarif batas bawah dan batas atas tersebut akan dikenakan sanksi sebagai berikut:

Sanksi yang diberikan jika melanggar peraturan tentang penetapan tarif bawah dan tarif atas akan disesuaikan dengan peraturan yang belaku yang berupa teguran, pemutusan hubungan kerja atau yang paling berat adalah dengan penonaktifan aplikasi itu sendiri

Dalam pelaksanaannya adapun evaluasi yang dilakukan dalam kurun waktu enam bulan dan masa transisi selama dua hingga tiga bulan. Untuk aturan masa transisi ini dipergunakan untuk uji KIR, akses digital dasboard, sticker dan poll taksi online. Sedangkan untuk aturan transisi yang tiga bulan digunakan untuk STNK atas nama badan hukum, penetapan tarif batas bawah dan tarif batas atas dan kuota untuk armada taksi online di masing-masing daerah.



Cara Tarik Tunai Mandiri di Indomaret Terbaru

Ketentuan untuk tata cara tarik tunai kartu debit Mandiri di minimarket tidak semuanya namun. Untuk itu kali ini akan dijelaskan tentang b...