Kamis, 06 Juli 2017

Definisi Jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap

Dari berbagai jenis reksa dana, ada satu yang namanya cukup menarik perhatian yaitu reksa dana pendapatan tetap. Bagi investor awam, reksa dana ini kedengarannya sangat menarik karena bisa memberikan “pendapatan tetap”. Asumsi pertama mungkin kita pasti berfikiran kalau investasi reksa dana pendapatan tetap ini sesuai dengan namanya, namun kenyataannya bukan demikian. Dan untuk mengetahuinya lebih lanjut mari kita bahasa tentang jenis reksa dana pendapatan tetap disini.

Jenis reksa dana pendapatan tetap, definisi reksa dana pendapatan tetap

Kategori Reksa Dana Secara Umum
   Secara umum investasi Reksa Dana dibagi menjadi beberapa kategori diantaranya:



- Money Market Fund yang jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi "reksa dana pasar uang"
- Equity Fund untuk reksa dana saham
- Balanced Fund untuk reksa dana campuran 
Fixed Income Fund untuk reksa dana pendapatan tetap.

Jadi dari informasi diatas dapat kita ketahui bahwa asal mula kata pendapatan tetap sebenarnya berasal dari terjemahan langsung Bahasa Inggris, meskipun di negara lain seperti AS jenis reksa dana ini juga terkadang disebut bond fund atau reksa dana berbasis obligasi.

Perbedaan nama Reksa Dana pendapatan tetap antara fixed income fund dengan bond fund. Kemungkinan besar memiliki unsur pemasarannya sehinggan terdapat perbedaan nama tersebut. Sebab kita tahu bahwa sebuah kata itu lebih bisa menjual dibandingkan hanya kata yang identik dengan produk investasi.

Definisi Reksa Dana Pendapatan Tetap
    Mengacu kembali ke definisi dari Reksa Dana Pendapatan Tetap. Disini Reksa Dana Pendapatan Tetap memiliki pengertian bahwa reksa dana pendapatan tetap adalah reksa dana yang minimal investasinya 80 persen ke instrumen obligasi. Instrumen obligasi sendiri merupakan surat berharga berbasis utang yang memberikan pendapatan tetap secara berkala dalam bentuk pembayaran kupon. 


Karena berinvestasi pada instrumen yang memberikan pendapatan yaitu di Instrument Obligasi maka Reksa Dana tersebut diberi nama Reksa Dana Pendapatan Tetap. Jadi alasan itulah mengapa investasi tersebut diberi nama Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Setelah kita melihat penjelasan diatas maka akhirnya kita tahu alasan mengapa disebut sebagai Reksa Dana Pendapatan Tetap? Alasan pemberian nama tersebut ternyata bukan pada pendapatan tetap yang kita dapatkan dari investasi tersebut melainkan diatas dasarkan pada penempatan dari investasi yang dikelola di Reksa Dana Pendapatan Tetap.


Senin, 03 Juli 2017

Inilah Peraturan Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas untuk Taksi Online

Inilah perkembangan baru tentang peraturan tarif bawah dan tarif atas yang diberlakukan bagi seluruh armada taksi berbasis aplikasi atau taksi online. Peraturan tentang tarif batas bawah dan batas atas ini tertuang pada Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Di dalam peraturan ini salah satunya juga mengatur tentang penetapan tarif batas bawah dan batas atas bagi kendaraan taksi online.

Penentuan tarif bawah bagi taksi online, penentuan tarif atas taksi online
Penentuan Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas Taksi Online 》Sumber foto: indowarta.com

Namun berapakah penetapan tarif batas bawah dan batas atas yang diberlakukan untuk taksi online? Ternyata untuk penetapan dari nilai batas bawah dan atas ini ada padaasal 19 ayat 3 huruf f dalam Peraturan Menteri (PM) 26. Dalam penetapan tarif tersebut disebutkan bahwa untuk tarif batas bawah dan tarif batas atas dibagi kedalam dua wilayah yaitu

Wilayah I yang mencakup daerah Sumatera, Jawa dan Bali
   Didalam wilayah satu ini penetapan nilai batas bawah dan batas atas yang berlaku adalah sebagai berikut:
Tarif Batas Bawah : Rp 3.500 per Km
Tarif Batas Atas     : Rp 6.000 per Km



Wilayah II mencakup daerah Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua
   Sedangkan untuk penetapan nilai tarif di wilayah dua untuk tarif batas bawah dan tarif batas atas adalah sebagai berikut:
Tarif Batas Bawah : Rp 3.700 per Km
Tarif Batas Atas     : Rp 6.500 per Km

Sanksi yang Berlaku
   Peraturan penentuan tarif ini bukannya tanpa sanksi, jika peraturan tentang tarif batas bawah dan tarif batas atas dilanggar maka akan ada sanksi yang akan diterimanya. Adapun sanksi yang diberikan jika armada taksi online tidak mengikuti peraturan tarif batas bawah dan batas atas tersebut akan dikenakan sanksi sebagai berikut:

Sanksi yang diberikan jika melanggar peraturan tentang penetapan tarif bawah dan tarif atas akan disesuaikan dengan peraturan yang belaku yang berupa teguran, pemutusan hubungan kerja atau yang paling berat adalah dengan penonaktifan aplikasi itu sendiri

Dalam pelaksanaannya adapun evaluasi yang dilakukan dalam kurun waktu enam bulan dan masa transisi selama dua hingga tiga bulan. Untuk aturan masa transisi ini dipergunakan untuk uji KIR, akses digital dasboard, sticker dan poll taksi online. Sedangkan untuk aturan transisi yang tiga bulan digunakan untuk STNK atas nama badan hukum, penetapan tarif batas bawah dan tarif batas atas dan kuota untuk armada taksi online di masing-masing daerah.



Sabtu, 01 Juli 2017

Pengertian Singkat tentang Investasi Dalam Bentuk Saham

Di dalam dunia investasi, istilah saham sudah menjadi sarapan sehari-hari yang tidak lepas dari kegiatan dalam mengelola keuangan. Saham secara singkat memiliki arti bahwa sebagian kepemilikan atas suatu perusahaan yang dijual ke pasar bebas. Saham sendiri merupakan bentuk investasi yang termasuk dalam investasi high risk high return. Jadi bisa dikatakan bahwa investasi berupa saham memiliki resiko yang besar akan tetapi untuk pengembaliannya juga berpotensi sangat tinggi.


Pada umumnya keuntungan yang diperoleh dari investasi saham akan melebihi dari bunga bank. Seorang pembeli saham akan merasakan keuntungan yang diperoleh dari laba perusahaan. Dan keuntungan ini dibagikan dalam bentuk deviden pada tiap akhir tahun kepada setiap pemegang saham. Pembagian keuntungan ini juga didasarkan atas nilai besaran saham yang dimiliki.

Walaupun kelihatannya sangat menguntungkan, namun pada kenyataanya untuk berinvestasi dalam bentuk saham membutuhkan keahlian yang tinggi dan tidak asal-asalan. Disini para pemegang saham dituntut untuk dapat terus mengikuti perkembangan pasar dan memprediksikan iklim pasar yang akan terjadi. Sehingga perkembangannya harus terus dipantau agar tidak mengalami resiko yang besar, melainkan agar mendapatkan keuntungan yang besar.

Jadi sesuai dengan besarnya keuntungan yang didapat, investasi berbentuk saham ini juga memiliki resiko yang cukup besar pula. Untuk itu tentukan investasi sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Cara Tarik Tunai Mandiri di Indomaret Terbaru

Ketentuan untuk tata cara tarik tunai kartu debit Mandiri di minimarket tidak semuanya namun. Untuk itu kali ini akan dijelaskan tentang b...